Memahami Kesehatan Mental

Pencegahan Bunuh Diri

MULAI

Apa itu bunuh diri?

Bunuh diri terjadi ketika seseorang dengan sengaja mengakhiri hidup mereka. Bunuh diri itu kompleks, dan dapat bervariasi dalam hal keparahan dan jenisnya. Orang-orang dengan sejarah gangguan mental seperti depresi cenderung memiliki pikiran untuk bunuh diri. Pikiran untuk bunuh diri mengacu pada pemikiran seseorang tentang mengakhiri hidupnya. Ini dapat bervariasi, mulai dari pikiran sekilas (misalnya hidup tidak layak dihidupi) sampai ke pikiran sangat konkret termasuk rencana-rencana yang dipikirkan dengan matang tentang cara untuk bunuh diri.

Khawatir tentang bunuh diri

Jika kamu khawatir bahwa keluarga atau temanmu mungkin akan mengakhiri hidup mereka, sangat penting untuk mengajukan pertanyaan langsung. Pertanyaan-pertanyaan langsung bisa termasuk:

  1. "Pernahkah kamu berpikir untuk mengakhiri hidup kamu?"
  2. "Apa kamu punya rencana tentang cara kamu mengakhiri hidup?"
  3. "Apa kamu punya akses ke alat-alat yang dibutuhkan untuk mengakhiri hidup?"
  4. "Apa kamu pernah mencoba untuk mengakhiri hidup kamu sebelumnya?"

Jika seseorang melaporkan memiliki akses ke sarana dan juga memiliki niat, penting untuk mencoba menyingkirkan peralatan-peralatannya (misalnya mengunci pisau, tablet, atau tali).

Faktor-faktor risiko bunuh diri

Faktor-faktor risiko dapat meliputi:

  • Keadaan mental yang buruk misalnya depresi, psikosis, putus asa, hilang harapan, rasa bersalah, malu, marah, gelisah, impulsif
  • Isu-isu di rumah misalnya konflik keluarga, tunawisma
  • Masalah kesehatan misalnya penyakit kronis, penurunan mobilitas
  • Tekanan Pendidikan/Pekerjaan misalnya buruknya kinerja, prestasi rendah, stres, pengangguran jangka panjang, pengangguran dari pengurangan tenaga kerja
  • Buruknya koneksi dengan komunitas mereka
  • Penggunaan zat misalnya sedang mabuk, bergantung, atau menyalahgunakan obat-obatan atau alkohol
  • Tidak mempunyai dukungan sosial yang cukup
  • Harga diri yang rendah
  • Kemampuan mengatasi stres yang buruk
  • Pemutusan dari budaya

Tanda-tanda peringatan

Ada beberapa tanda-tanda yang dapat kamu perhatikan jika seseorang sedang mempersiapkan untuk mengakhiri hidup mereka:

  • Memberikan harta mereka
  • Kebahagiaan mendadak atau terlepas dari emosi
  • Prospek masa depan yang buruk
  • Berbicara atau menulis tentang bunuh diri atau kematian
  • Menjadi murung, penyendiri, atau sedih
  • Mengucapkan selamat tinggal
  • Kehilangan minat pada hal-hal yang pernah mereka nikmati
  • Makin kurang peduli pada penampilan mereka
  • Menarik diri dari kegiatan-kegiatan sosial
  • Peningkatan penggunaan obat-obatan atau alkohol

Memulai percakapan

Terkadang susah untuk memulai percakapan tentang bunuh diri karena seringkali kita takut kita akan memperburuk situasi, atau memberikan orang ide untuk mengakhiri hidup mereka.

Penelitian telah menunjukkan bahwa membuka percakapan tentang bunuh diri sebenarnya mengurangi resiko seseorang untuk mengakhiri hidup mereka.

Dengan berbicara ke seseorang tentang bunuh diri dan mendapatkan informasi lebih lanjut, kamu dapat membantu mereka dalam mendapatkan dukungan dan bantuan yang mereka butuhkan. Jangan lupa untuk mempersiapkan percakapannya lebih dulu, mendengarkan tanpa menghakimi, bertanya tentang rencana, dan faktor-faktor risiko lainnya secara langsung, dan jaga diri sendiri.

Bunuh diri dan duka

Ketika seseorang bunuh diri, keluarga, teman dan masyarakat luas dapat mengalami efek traumatis. Bunuh diri sering tak terduga, dan dapat meninggalkan banyak pertanyaan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Jika kamu tahu seseorang yang meninggal karena bunuh diri, kamu mungkin mengalami syok, tidak percaya, kebingungan dan kesedihan yang mendalam. Beberapa orang mungkin berjuang dengan rasa bersalah atau memiliki pertanyaan yang belum terjawab tentang mengapa hal itu terjadi, atau apa yang seharusnya bisa dilakukan untuk menghentikannya. Juga, terdapat stigma buruk yang melekat pada bunuh diri dan juga berdampak pada respon berduka kita. Sebaiknya berbicara dengan orang lain di dalam komunitas untuk mendapatkan dukungan yang dapat membantu rasa berkabung kamu. Kamu bisa juga mendorong orang lain untuk menemui seorang profesional untuk mendapatkan bantuan, dan memberitahu orang lain bahwa tidak apa-apa jika mereka merasa sedih.