4 Orang yang Berhasil dan Menderita Skizofrenia

Seringkali ketika kita berbicara mengenai Skizofrenia, kita membayangkan seseorang yang tidak bisa berintegrasi kembali dengan masyarakat. Namun, ada daftar orang-orang yang hidup dengan skizofrenia yang juga merupakan musisi, ekonom, ilmuwan, arkeolog atau matematikawan. Berikut adalah 4 individu inspirasional yang didiagnosa skizofrenia tetapi masih bisa berjuang terlepas dari sakitnya.

John Forbes Nash Jr.

Seorang matematikawan Amerika yang membuat kontribusi penting dalam geometri diferensial, teori permainan dan persamaan diferensial parsial. Dengan kontribusinya dalam teori permainan, John Nash dianugerahi Hadiah Nobel Ekonomi di tahun 1994. Dia dianugerahi Hadiah Abel di tahun 2015 untuk karyanya yaitu persamaan diferensial parsial non linear. Nominasi film Oscar, “A Beautiful Mind” didasarkan pada kejeniusan matematika dan perjuangannya dengan Skizofrenia.

Cecilia McGough

Cecilia McGough adalah seorang astronom dan aktivis. Ia telah berpartisipasi dalam penelitian pulsar secara terus-menerus sejak Desember 2019, dimana ia bersama-sama menemukan pulsar J1930-1852 dengan orbit terluas yang pernah diamati di sekitar bintang neutron lain. Dia mendirikan organisasi nirlaba yang disebut ‘Student with Schizophrenia’ atau Siswa dengan Skizofrenia, yang memberdayakan mahasiswa-mahasiswa penderita skizofrenia. Ia berharap untuk menerapkan program yang sama untuk Universitas lain di Amerika Serikat, seperti Yale, tapi ia juga telah menerima tawaran dari universitas lain di luar negeri. Dia membuat blog mengenai pengalaman pribadinya dengan skizofrenia dan membantu mengedukasi masyarakat, dengan harapan dapat menghancurkan stigma negative sekitar kesehatan mental.

Baca wawancaranya dengan The Daily Collegian di:

https://www.collegian.psu.edu/news/campus/article_8d95ff52-d58e-11e8-955c-d7938b62235d.html

Saksikan TedTalknya yang menginspirasi disini:

https://www.youtube.com/watch?v=xbagFzcyNiM

Darrell Hammond

Darrell Hammond adalah seorang mantan anggota pemeran dari acara variety American Late-Night Show, Saturday Night Live (SNL), seorang stand-up comedian yang lucu, aktor dan terkenal karena kemampuan impresinya, termasuk saat mengimpresi Presiden Bill Clinton dan Presiden Donald Trump. Dia tumbuh besar dengan seorang Ibu yang kasar dan berbicara tentang bagaimana trauma masa kecilnya telah mengarah pada tindakan melukai-diri dan membuatnya dirawat di rumah sakit.

Elyn Saks

Elyn Saks adalah rekan dari Dean dan Orrin B.Evans, Profesor bidang Hukum, Psikologi dan Psikiatri dan Ilmu Perilaku di Universitas California Selatan yang bergengsi. Ia mengalami gejala-gejala pertamanya pada umur yang sangat muda, ia didiagnosis setelah ia dirawat karena mengalami episode penuh ketika ia berada di Universitas Oxford. Dia menulis tentang pengalamannya melalui buku-bukunya untuk menunjukan dan berharap orang-orang mengetahui bahwa diagnosis tidak mengarah pada kehidupan yang ‘miring’. Pada tahun 2009, dia menerima hibah untuk mendirikan Lembaga Hukum, Kebijakan dan Etika Kesehatan Mental.

Untuk membaca wawancaranya dengan USCGould:

https://weblaw.usc.edu/about/news/?id=3773

Saksikan TedTalknya yang menginspirasi disini:

https://www.ted.com/talks/elyn_saks_seeing_mental_illness/transcript?language=en

Untuk mengakhiri artikel ini, saya hanya berharap beberapa contoh ini bisa memberimu pemikiran  bahwa dengan pengelolaan yang benar, orang-orang dengan skizofrenia bisa menjalani hidup di luar bangsal kesehatan mental. Elyn Saks merangkum dengan sempurna dalam wawancaranya dengan Aljazeera pada tahun 2019, bahwa ia tidak mengklaim siapapun dengan skizofrenia dapat mencapai  hal-hal yang persis sama dengan yang ia miliki, tetapi ia percaya bahwa dengan perawatan yang tepat, lingkungan dan sumber daya yang mendukung, seseorang dengan skizofrenia dapat memenuhi potensi mereka secara penuh.

References
Sumber